Minggu, 6 Februari 2011 19:03 WIB Hukum Share :

Pesta Miras di kawasan Pasar Kliwon, tujuh pemuda diringkus

JIBI/SOLOPOS/Dwi Prasetya. Tujuh tersangka pengguna dan penjual Miras digelandang petugas di Mapolsek Pasar Kliwon Solo, Minggu (6/2).

Solo (Espos)–Sebanyak tujuh pemuda diringkus jajaran Polsek Pasar Kliwon saat tepergok menggelar pesta Miras di kawasan Pasar Kliwon, Minggu (6/2) dinihari.

Dua dari tujuh pemuda yang ditangkap tak sadarkan diri lantaran dalam kondisi mabuk berat. Menurut Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Sis Raniwati didampingi Kanitreskrim, Iptu Teguh Sujadi dan Kasi Humas, Aiptu Kadenan mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana terdapat tiga lokasi penangkapan, yakni di kompleks Gladak, arena Sekaten, dan Coyudan.

Ketujuh pemuda yang diringkus aparat kepolisian antara lain Ninut bin Basuki, 37, warga Joyosuran, Pasar Kliwon, Sukamto, 32, warga Gergunung Klaten Utara, Bambang Riyanto, 31, warga Tanon, Sragen, Budiyanto, 23, warga Kalijambe, Sragen, Aris Suranto, 25, warga Kalijambe, Sragen, Hanafi Syarifudin, 26, warga Gondangrejo, Karanganyar, dan Giyono, 18, warga Mojosongo, Jebres.

“Saat ditangkap, dua pemuda (Hanafi dan Giyono -red) tak sadarkan diri. Sepertinya, mereka sudah mabuk berat. Saat digiring ke Mapolsek Pasar Kliwon, mereka langsung teler di halaman,” katanya saat ditemui wartawan di Mapolsek Pasar Kliwon, Minggu.

Menurutnya, ketujuh pemuda terjaring dalam razia Miras akan dikenakan Pasal Tipiring. Untuk sementara, mereka mendekam di sel tahanan Mapolsek Pasar Kliwon. Sejumlah botol Miras disita aparat kepolisian sebagai barang bukti (BB).

Menurut Hanafi, dirinya bersama Giyono menggelar pesta Miras di kawasan Coyudan, Pasar Kliwon mulai Sabtu (5/2) pukul 18.00 WIB. “Saat ditangkap Minggu (6/2) pukul 03.00 WIB, saya dan Giyono tak sadarkan diri. Sepeda motor saya Honda Supra X ber-Nopol AD 2643 AK ada di samping saya waktu itu. Untungnya ikut dibawa polisi, kalau tidak saya juga tidak tahu ceritanya,” katanya.

pso

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…