Minggu, 6 Februari 2011 17:17 WIB Boyolali Share :

Pemkab Boyolali kembali lakukan ujicoba lelang elektronik

Boyolali (Espos)–Pemkab Boyolali kembali akan melakukan ujicoba lelang elektronik sejumlah proyek dalam tahun anggaran 2011. Direncanakan dalam tahun ini ada 15 paket proyek yang dilelang secara elektronik.

Ujicoba itu sebelumnya telah dilaksanakan dalam tahun anggaran 2010 lalu. Kabag Pengendalian Pembangunan (Dalbang) Setda Boyolali, Susilo Hartono mengatakan pihaknya telah menyiapkan perangkat keras maupun lunak. Hanya saja, hingga saat ini masih menunggu SK Bupati guna mendapatkan password dari Lembaga Kajian Pengadaan Pemerintah (LKPP) untuk pelaksanaan secara mandiri.

“Tahun lalu Pemkab masih menginduk di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Undip Semarang untuk ujicoba lelang 11 paket proyek. Tahun ini Pemkab berencana akan mandiri dan melelang 15 paket proyek,” ujarnya kepada wartawan di Boyolali, akhir pekan lalu.

Susilo menjelaskan lelang elektronik itu lebih mudah dan efisien, karena proses pengiriman maupun proses lainnya dilakukan secara elektronik melalui jaringan komputer. Lelang itu, tambahnya, juga terbukti mampu menghemat anggaran.  Meski demikian, jelas Susilo, lelang elektronik juga memiliki kendala. Mengingat, lelang itu bisa diikuti oleh siapapun sesuai klasifikasi kontraktor.

Dirinya mencontohkan kesiapan kontraktor dalam menyiapkan fasilitas yang dimiliki, utamanya ketersediaan gudang penyimpanan di Boyolali. “Kendala ini terutama saat ada lelang pengadaan semen atau aspal. Bila dilakukan lelang, maka Pemkab sendiri kesulitan menyediakan gudang penyimpanan.

Jika dilakukan lelang elektronik dan pemenang lelang diluar daerah, jelas Susilo, maka kemungkinan semen atau aspal itu akan diserahkan sekaligus. “Jelas ini merepotkan, karena Pemkab tidak memiliki gudang yang representative. Bagaimana nanti pengawasannya. Belum lagi kalau rusak karena penyimpanan yang tidak tepat. Ini perlu ada pemecahan,” pungkas dia.

fid

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…