Minggu, 6 Februari 2011 13:29 WIB Hukum Share :

Besok, kasus mutilasi di Jaktim mulai disidangkan

Jakarta–Tersangka kasus mutilasi, Muryani ,53, yang diduga memutilasi suaminya, akan mulai disidangkan Senin (7/2) besok di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Pengacara Muryani kemungkinan tidak akan langsung mengajukan pledoi pada sidang perdana. “Ia, besok sidang dakwaan akan digelar untuk pertama kali,” ujar Pengacara Muryani, Ade Yuliawan ketika dihubungi,  Minggu (6/2).

Berdasarkan agenda, sidang ini akan dimulai pukul 13.00 WIB. Terdakwa Muryani akan didampingi oleh tiga pengacaranya. Menurut Ade, Muryani siap menghadapi sidang besok. Muryani berharap agar ia mendapat keringanan dari majelis hakim.

“Ia (Muryani) sehat-sehat saja. Dia siap, dan berharap sidang berjalan baik. juga meminta keringananan,” kata Ade.

Ada mengatakan, pada sidang pembacaan dakwaaan besok, tim pengacara Muryani kemungkinan tidak akan langsung mengajukan pledoi. Ia dan timnya akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan terdakwa. “Kita akan berkonsultasi dulu dengan terdakwa,” ucapnya.

Pada sidang nanti, Ade juga yakin jika istri pertama dan istri ketiga Karyadi, tidak akan datang di persidangan. Menurut Ade, dua istri Karyadi lainnya tidak terlalu mengikuti kasus ini.

Seperti diketahui, Muryani nekad membunuh dan memotong-motong jasad suaminya, Karyadi pada Selasa (12/10) pagi. Muryani tega memutilasi suaminya lantaran Muryani mengatahui jika suaminya beristri untuk ketiga kalinya. Muryani adalah istri kedua Karyadi.

Muryani menghabisi nyawa Karyadi, saat lelaki yang bekerja sebagai satpam itu tengah tertidur lelap di depan TV di rumahnya. Muryani lalu ke dapur, dan mengambil tabung gas ukuran 3 kilogram. Ia menghantam wajah Karyadi dengan tabung gas hingga dahi dan mulutnya robek, serta gigi rontok disertai darah yang muncrat ke dinding rumah.

Tiga kali Karyadi dihantam dengan tabung gas tersebut. Darah korban yang berada di ruang TV, dilap dengan menggunakan mukena. Setelah tewas jenazah dipotong jadi sembilan bagian.

Hingga kini delapan bagian tubuh Karyadi telah ditemukan, namun alat vitalnya masih belum ditemukan. Potongan tubuh Karyadi ditemukan di aliran Sungai Kalibaru, Cililitan, Jakarta Timur.

dtc/tiw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…