Sabtu, 5 Februari 2011 19:57 WIB Sragen Share :

Tepergok curi HP, warga Jebres dibui

Sragen (Espos)–Seorang buruh asal Pucangsawit, Jebres, Suparno, 35, terpaksa diseret ke Mapolsek Sumberlawang, Sragen, Jumat (4/2) lalu, lantaran tepergok mencuri sebuah handphone (HP) merek Asiaphone milik Fatkah Wahyuni, 25, wartga Pendem RT 11, Sumberlawang, Sragen.

Beruntung pencuri tidak dihajar massa, melainkan langsung diserahkan ke aparat.
Informasi yang dihimpun Espos di Mapolres Sragen, peristiwa itu bermula saat korban menaruh HP-nya yang sedang di-charge di meja. Korban meninggalkan HP tergeletak di meja dan pintu rumah tidak dikunci. Korban kemudian tidur di kamarnya.

Saat pemilik rumah lengah itulah, pelaku mencoba menyelinap ke dalam rumah dan mengambil HP itu. Ternyata dewi fortuna tak berpihak pada tersangka, saat hendak mengambil HP tiba-tiba ada suara teriakan maling dari ibunya yang melihat orang mencurigakan dari arah dapur. Korban langsung terbangun dan segera mencegah pelaku lari.

“Pelaku tertangkap basah dan digelandang korban ke Mapolsek Sumberlawang. Korban mengalami kerugian senilai Rp 400.000. Aparat Polsek Sumberlawang segera memeriksa pelaku dan beberapa orang saksi serta menyita barang bukti. Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara,” tegas Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra melalui Kasubag Humas Polres Sragen AKP Mulyani.


trh

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…