Jumat, 4 Februari 2011 13:26 WIB News Share :

Hotma
Uang judi Gayus belum tentu besar

Jakarta–Pengacara Gayus Tambunan, Hotma Sitompoel membenarkan bahwa kliennya itu sempat berjudi ketika pelesiran ke Singapura dan Macau. Namun Hotma meminta publik jangan langsung membayangkan uang yang digunakan Gayus untuk berjudi itu jumlahnya besar.

“Ya dia memang ke tempat judi. Tapi untuk judi itu kan bisa hanya dengan satu koin saja. Jadi jumlahnya itu belum tentu besar,” ujar Hotma di kantor KPK, Jumat (4/2) siang.

Namun Hotma tidak mau membeberkan berapa jumlah uang Gayus yang digunakan untuk judi tersebut. Begitu juga dengan siapa pihak donatur Gayus dalam perjudian tersebut. “Nantilah itu ya,” tukas Hotma.

Sebelumnya, saat rapat dengan Komisi III, Selasa (1/2) Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengungkapkan informasi bahwa Gayus pergi ke Macau, Hong Kong, dan Singapura untuk berjudi.

“Perlu disampaikan dari pemeriksaan istri Gayus, Milana Anggraeini yang tertuang dalam BAP tanggal 8 Januari menerangkan bahwa Gayus pergi ke luar negeri bersama saksi,” ujar Ito.

Gayus bersama istrinya pergi ke Macau pada tanggal 24 September 2010. Kegiatan yang dilakukan Gayus dan istri yaitu makan, jalan-jalan dan main judi di Holiday Inn, Lisboa, Lama, MGM. Lalu pada tanggal 25 September, Gayus bermain judi di Casino Venetian, Macau.

Kemudian dengan menggunakan kapal feri, Gayus pergi ke Hong Kong. Dia menginap di Hotel Sheraton. “Di sana mereka melakukan makan bersama lalu pulang lagi ke Jakarta, kembali ke rumah dengan menggunakan pesawat China Airline,” terang Ito.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…