Jumat, 4 Februari 2011 17:00 WIB Sport Share :

Djokovic inginkan Wimbledon

Belgrade–Rasa percaya diri Novak Djokovic semakin berlipat usai menjuarai Australia Terbuka. Petenis Serbia itu kini menegaskan bahwa titel juara di Wimbledon jadi prioritas utamanya.

Djokovic menjuarai Grand Slam Australia Terbuka akhir bulan kemarin dengan menundukkan Andy Murray di laga puncak. Itu merupakan kali kedua petenis Serbia tersebut menjadi yang terbaik di turnamen Grand Slam, setelah di tahun 2008 menjuarai event yang sama.

Kemenangan itu membuat Djokovic semakin percaya diri. Petenis berusia 23 tahun tersebut kini menetapkan Wimbledon sebagai target selanjutnya.

“Bagi saya, Wimbledon merupakan turnamen yang paling penting dan saya ingin sekali melakukan yang terbaik di Wimbledon tahun ini,” kata Djokovic seperti dikutip dari CNN dan diwartakan detikSport, Jumat (4/2).

Di Wimbledon, prestasi tertinggi dia adalah semifinalis di tahun 2007 dan 2010. Sebelum melangkah ke Wimbledon, Djokovic mengatakan ingin terlebih dahulu mengukir prestasi di AEGON Championships di Queen’s Club, London, Juni mendatang. Partisipasi Djokovic ini sekaligus merupakan persiapan bagi Wimbledon.

“AEGON Championships merupakan salah satu turnamen yang paling mengasyikkan. Queen’s Club memiliki lapangan rumput yang luar biasa, atmosfer yang luar biasa, dengan penonton yang slalu penuh.”

Di turnamen ini Djokovic pernah tampil di final tahun 2008 dan ketika itu kalah dari Rafael Nadal lewat pertarungan yang sengit. “Saya dan Rafa pernah menjalani laga luar biasa di final Queen’s di tahun 2008 dan itu merupakan saat-saat di mana saya begitu dekat untuk meraih titel di turnamen lapangan rumput,” tuntas petenis berjuluk ‘The Joker’ itu.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…