Jumat, 4 Februari 2011 17:14 WIB Boyolali Share :

“Pelanggaran lalu lintas oleh becak di Solo masih tinggi”

Sumber ilustrasi foto: heritageofjava.com

Solo (Espos) — Pelanggaran terhadap peraturan berlalu lintas di jalan raya yang dilakukan para pengemudi becak di Kota Solo, dinilai cukup tinggi. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mengaku kesulitan menertibkan mereka lantaran becak tidak dapat dikenai bukti pelanggaran (Tilang).

Hal itu diakui Kepala Dishub Kota Solo, Yosca Herman Sudrajad ketika ditemui wartawan di Stadion Manahan, Jumat (4/2). “Memang cukup sulit untuk menertibkan para pengemudi becak yang melanggar aturan lalu lintas, terutama karena becak tidak teregistrasi. Tidak seperti sepeda motor atau kendaraan bermotor lainnya yang ada registrasinya, misalnya ada surat tanda nomor kendaraan (STNK) atau pengemudi itu memiliki surat izin mengemudi (SIM) sehingga bisa dikenai Tilang atau sanksi denda saat para pengemudinya melanggar aturan lalu lintas,” ungkap Yosca.

Namun dengan diberlakukannya Undang-undang (UU) No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mulai tahun 2011 ini, Yosca menyatakan pihaknya berkomitmen untuk konsern terhadap penegakan tertib berlalu lintas. Salah satunya, lanjut dia, adalah dengan menindak tegas para pengemudi becak yang melanggar aturan lalu lintas tersebut. Selain itu, pihaknya juga berupaya untuk menyadarkan mereka akan pentingnya menerapkan perilaku tertib berlalu lintas.

“Penyadaran tertib berlalu lintas bagi pengemudi becak tersebut dilakukan berbeda dengan penyadaran pengemudi mobil atau sepeda motor, sehingga dalam hal ini, kami melibatkan instansi-instansi terkait lainnya,” imbuh dia.

Sementara tindakan preventif terhadap pelanggaran antara lain dilakukan dengan terus menerus menyosialisasikan peraturan tertib berlalu lintas kepada mereka, melalui paguyuban-paguyuban becak yang ada.

sry

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…