Kamis, 3 Februari 2011 17:39 WIB Hukum Share :

Resahkan pengguna jalan, Polsek Laweyan razia anak punk

Solo (Espos)–Jajaran Polsek Laweyan menggelar razia anak punk yang dinilai meresahkan pengguna jalan di kawasan Laweyan, Rabu (2/2). Sedikitnya, terdapat empat anak punk yang terjaring dalam razia tersebut.

Menurut Kapolsek Laweyan, Kompol Subagyo didampingi Kanitreskrim, AKP Sunarto dan Kasi Humas, Aiptu Sukirdi mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana razia terhadap anak-anak punk dilakukan guna menciptakan suasana kondusif di kawasan Laweyan. Selama ini diakui, banyak laporan masyarakat mengeluhkan ulah anak-anak punk di jalanan.

“Mereka yang terjaring razia semuanya masih di bawah umur. Keempat anak punk itu adalah Uc, 16, warga Solo, Ad, 16, warga Solo, Dy, 16 warga Palembang, dan Yt, 16 warga Salatiga. Mereka akan dikenakan Pasal Tipiring nantinya,” tegas dia saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (2/2).

pso

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…