Kamis, 3 Februari 2011 13:15 WIB Sragen Share :

Dua rumah warga Gesi rusak tersambar petir

Sragen (Espos)–Sebanyak dua rumah di Dukuh Ngeren RT 8, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Sragen rusak parah disambar petir, Selasa (1/2) sore. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, hanya kerugian diperkirakan mencapai Rp 4,5 juta.

Kedua rumah itu milik Widodo, 50, dan Suparman, 60. Rumah Widodo mengalami kerusakan cukup parah, yakni atap rumah remuk dan genteng rontok. Selain itu sebuah meteran listrik dan boks sekering terbakar, setrika, televisi 14 inchi dan talang seng sepanjang satu meter juga terbakar. Sementara rumah milik Suparman tidak begitu parah kerusakannya, karena hanya sebuah meteran listrik yang terbakar.

Keterangan warga setempat kepada wartawan, Rabu (2/2), peristiwa itu terjadi ketika hujan deras mengguyur dukuh itu. Saat itu istri korban, Sumi, 45, tengah duduk di teras dan putrinya Rinawati, 16, tidur di kamar depan. Tiba-tiba terdengar suara petir menggelegar keras. Sumi berteriak agar anaknya keluar rumah. Mereka lari ke rumah tetangga karena mereka merasa petir menyambar rumahnya.

“Ternyata benar, petir menyambar rumah melalui antena televisi. Saya sempat berteriak meminta tolong dan lari ke rumah tetangga. Setelah hujan reda, sejumlah tetangga mengecek rumah, ternyata sejumlah barang elektronik seperti televisi, strika ikut terbakar,” kisah Sumi.

Sambaran petir itu juga merembet ke rumah Suparman yang terletak tidak jauh dari rumah Widodo.  Kapolsek Gesi AKP Sartu didampingi Kasubag Humas AKP Mulyani mewakili Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra menyatakan sambaran petir diperkirakan terjadi melalui antena televisi dan merembet ke sejumlah jaringan listrik di rumah dan jaringan listrik ke rumah tetangga. “Kedua rumah murni tersambar petir. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 4,5 juta untuk dua rumah itu,” ujarnya.

trh

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…