Kamis, 3 Februari 2011 06:33 WIB Sport Share :

Copa Del Rey
Hantam Almeria 0-3, Barca mulus ke final

Almeria — Langkah Barcelona ke partai final Copa Del Rey tak tertahankam. Dalam pertandingan kedua babak semifinal, The Catalans memetik kemenangan besar dengan skor 3-0 dalam lawatan ke Almeria.

Kemenangan 3-0 dalam laga di Estadio del Mediterraneo, Kamis (3/2) dinihari tersebut membuat Barca menang agregat 8-0. Pada pertandingan pertama di kandang Barca pekan lalu, anak didik Josep Guardiola juga memetik keunggulan meyakinkan 5-0.

Barca masih menunggu lawan yang akan mereka hadapi di final. Namun dengan kemenangan 1-0 di pertemuan pertama, Real Madrid dianggap lebih berpeluang dibanding Sevilla.

Sudah mengantongi kemenangan dengan skor meyakinkan 5-0 di pertandingan pertama membuat Barcelona bisa tampil lebih santai di laga kedua ini. Itu setidaknya terlihat dalam pemilihan skuad di mana Josep Guardiola banyak menurunkan pemain pelapisnya.

Namun tetap saja itu tak mengurangi keganasan Barcelona karena mereka tetap memetik kemenangan dengan skor meyakinkan. Gol pembuka kemenangan Barca datang dari Adriano di menit 35, setelah dia sukses meneruskan umpan yang dilepaskan Ibrahim Afellay.

Sebelas menit babak kedua berjalan tim tamu menambah keunggulannya menjadi 2-0. Umpan matang yang dilepaskan Daniel Alves ditanduknya dengan mudah ke dalam gawang.

Di menit 65 Barca memastikan memetik kemenangan dengan skor 3-0. Kembali Alves yang berperan dalam terjadinya gol ini saat umpan yang dia lepaskan bisa disambut oleh Afellay, yang sempat mengendalikan si kulit bundar sebelum menceploskannya ke gawang Almeria. Detikcom

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…