Rabu, 2 Februari 2011 15:40 WIB Issue Share :

MA vonis Krisna Mukti satu tahun penjara

Jakarta–Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan hukuman kepada artis Krisna Mukti satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun penjara.

Putusan ini menganulir putusan sebelumnya dari Pengadilan Negeri (PN) Kendari yang membebaskan Krisna Mukti dari semua dakwaan. “Dipidana dengan satu tahun penjara masa percobaan dua tahun,” demikian putusan kasasi yang dibagikan kepada wartawan di MA, Rabu (2/2).

Tiga Hakim Agung yang diketuai oleh Mansur Kartayasa dengan anggota Imam Haryadi dan Zahrudin Utama berkeyakinan bahwa kiriman hingga 51 kali dengan jumlah Rp 365 juta itu diperoleh dengan cara tidak wajar. Sebelumnya, Krisna beralasan jika yang mengirimkan uang tersebut tidak hanya direktur, tapi juga usaha lainnya.

“Tapi ada aspek itikad tidak baik. Majelis berketetapan Krisna terbukti seperti yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum yaitu pasal 480 ayat 1 tentang penadahan,” terang hakim dalam putusan kasasi itu.

Krisna Mukti tersandung kasus hukum di Kendari bersama Yoyon, Direktur Cabang PT Lumbung Buana Seluler, perusahan milik Heri Maulana. Yoyon merupakan teman Krisna.

Krisna Mukti dinyatakan bebas oleh majelis hakim PN Kendari, Sulawesi Tenggara, 4 Maret 2010. Krisna dinyatakan tidak terbukti melakukan penadahan sebagaimana yang dituduhkan kepadanya. Atas putusan ini, JPU langsung mengajukan kasasi.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…