Rabu, 2 Februari 2011 16:16 WIB Internasional Share :

Gunung Shinmoedake meletus, penerbangan internasional ditunda

Tokyo–Setelah puluhan tahun ‘tertidur’, gunung berapi Shinmoedake di Jepang meletus. Bahkan gunung yang mulai meletus sejak pekan lalu itu, hari ini terus memuntahkan abu dan asap ke udara.

Akibat awan abu gunung berapi tersebut, sejumlah penerbangan internasional menuju Tokyo hari ini terpaksa ditunda. Demikian disampaikan maskapai-maskapai penerbangan Jepang seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (2/2).

Gunung yang terletak di Pulau Kyushu, Jepang selatan tersebut kembali meletus pada Rabu, 2 Februari sekitar pukul 05.25 waktu setempat. Kemudian pada pukul 10.47 waktu setempat, gunung tersebut kembali memuntahkan isi perutnya. Demikian disampaikan seorang pejabat di badan Observatorium Meteorologi Distrik Fukuoka.

Akibatnya, beberapa penerbangan internasional menuju Bandara Narita dan Haneda di Tokyo, mengalami penundaan pagi tadi waktu setempat.

Gunung Shinmoedake setinggi 1.421 meter tersebut pernah menjadi lokasi syuting film James Bond You Only Live Twice tahun 1967 silam. Shinmoedake pertama kali meletus pekan lalu setelah tidur selama 52 tahun.

Jadwal penerbangan diperkirakan akan kembali normal dalam waktu dekat. Sebelumnya penerbangan domestik dan jadwal kereta juga telah mengalami pembatalan akibat letusan gunung berapi ini.

Otoritas setempat terus mengingatkan warga untuk menjauh dari gunung berapi tersebut. Hingga Selasa, 1 Februari malam waktu setempat, menurut data pemerintah, empat orang terluka, termasuk satu orang dengan luka-luka serius.

Lebih dari 600 warga di Kota Takaharu di wilayah Miyazaki telah dievakuasi dan untuk sementara mengungsi ke pusat-pusat komunitas dan sekolah-sekolah.

dtc/tiw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…