Rabu, 2 Februari 2011 11:59 WIB News Share :

Golkar dan PKS kembali usir Bibit-Chandra dari DPR

Jakarta–Fraksi Partai Golkar dan Fraksi PKS kembali mengusir dua pimpinan KPK Bibit dan Chandra di DPR. Mereka menolak rapat dengan dua pimpinan KPK tersebut.

Anggota Timwas Century dari FPG yang juga anggota Komisi III DPR, Nudirman Munir, kembali mengusir kehadiran pimpinan KPK Bibit dan Chandra dalam rapat ini. Alasannya status Bibit dan Chandra yang masih berstatus sebagai tersangka.

“Dengan deponeering maka status Pak Bibit dan Chandra masih tersangka. Karena itu kami mohon kepada pimpinan sidang yang mulia kepada Bibit dan Chandra legowo untuk tidak hadir dalam persidangan ini. Nanti biar saya sampaikan hasil rapat kepada Pak Bibit dan Pak Chandra,” pinta Nudirman dalam rapat Timwas Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/2).

Namun permintaan Nudirman tersebut ditanggapi dingin oleh pimpinan rapat, Wakil Ketua DPR Pramono Anung. Pramono menuturkan bahwa sikap Komisi III yang mengusir Bibit dan Chandra bukan sikap DPR.

“Sikap Komisi III masih merupakan keputusan Komisi III yang belum dibicarakan pimpinan dan disampaikan dalam rapat paripurna untuk diambil keputusan dewan,” terang Pram.

Namun PKS kembali meminta rapat dilanjutkan tanpa Bibit dan Chandra. Atau rapat ditunda karena kehadiran Bibit dan Chandra. “Mana ada deponeering yang bersih. Saya minta pimpinan dewan mengambil tegas dan kalau situasinya tidak tegas rapatnya jangan dilanjutkan rapat ini karena memang tidak jelas,” desak Fachri Hamzah.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…