Selasa, 1 Februari 2011 19:00 WIB Issue Share :

Mengenal Henry Cavill, bintang baru 'Superman'

Jakarta–Henry Cavill telah terpilih untuk memerankan si manusia super di film terbaru Superman, The Man of Steel. Berikut ini beberapa fakta mengenai aktor asal Inggris itu yang mungkin saja belum Anda ketahui.

1. Stephenie Meyer menganggap Henry sebagai sosok yang paling tepat untuk memerankan Edward Cullen di Twilight.

Henry adalah aktor yang kali pertama dipilih untuk memerankan vampir remaja, namun saat film tersebut mulai diproduksi, umur Henry sudah terlalu tua. Saat itu ia berusia 25 tahun, dan sang sutradara menganggap dirinya tidak cocok untuk memerankan tokoh vampir berusia 17 tahun.

2. Banyak tawaran menggiurkan sebelum Henry menjadi Superman

Henry dikabarkan menerima tawaran bintang utama dalam film-film yang telah mencetak box office. Ia dikabarkan menjadi salah satu kandidat kuat untuk menjadi Mr. Bond sebelum akhirnya peran tersebut jatuh ke tangan Daniel Craig. Sebelumnya, bintang film Stardust itu juga sudah mengikuti casting untuk film Superman pada 2006 lalu. Namun, saat itu sutradara Bryan Singer menjatuhkan pilihannya kepada Brandon Routh.

3. Menguasai enam bahasa

Henry yang saat ini berusia 27 tahun menguasai enam bahasa di antaranya Inggris, Prancis, Italia dan Spanyol. Ia juga dikabarkan menguasai bahasa Rusia dan Nepal.

4. Sanggup memainkan berbagai macam peran dengan baik

Henry Cavill memulai kariernya di industri film pada 2001 lalu lewat Laguna. Ia populer lewat perannya sebagai Charles Brandon dalam serial The Tudors. Selain itu, ia juga tampil apik di film musikal Grease.

5. Persaingan ketat untuk menjadi Superman

Siapa saja aktor yang menjadi pesaingnya untuk menjadi Superman? Bintang True Blood’s, Joe Manganiello dan Ammie Hammer yang kemampuan aktingnya terasah di The Social Network.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…