Selasa, 1 Februari 2011 17:15 WIB Solo Share :

Diabetes, istri Wiji Tukul opname di Kustati

Solo (Espos)--Dyah Sujirah, 45, atau biasa dikenal dengan nama Mbak Pon, istri dari salah satu aktivis yang hilang diculik, Wiji Tukul, menjalani opname atau rawat inap di RSUI Kustati Pasar Kliwon, Solo, sejak Senin (31/1) siang.

Perempuan yang merupakan Ketua Ikatan Keluarga Orang Hilang (Ikohi) Jawa Tengah (Jateng) itu sakit diabetes dan liver. “Senin siang langsung kami antar Lik Pon ke RSUI Kustati sesuai permintaannya. Setiba di rumah sakit dan dicek dokter kadar gula dalam darah mencapai 600 dari biasanya 400 saja. Sehingga Lik Pon langsung dirawat di Inter Mediate Care,” ungkap Sri Rahayu atau Yayuk, salah seorang keponakan Mbak Pon ditemui wartawan di kediaman Mbak Pon, Selasa (1/2).

Di RSUI Kustati kondisi Mbak Pon berangsur membaik kendati dokter belum mengizinkan pulang. Pengacara Hastin Dirgantari yang telah tinggal serumah dengan Mbak Pon beberapa waktu terakhir menilai Mbak Pon capai fisik dan psikis. Puncaknya sepulang dari Jakarta atas undangan DPP PDI Perjuangan Desember 2010, kondisi Mbak Pon semakin memburuk. “Saya rasa dia capai atas perjuangan yang selama ini dijalani. Capai karena perjuangannya tidak kunjung membuahkan hasil,” ungkap Hastin.

Ia mengungkapkan tiga poin penting yang masih dalam perjuangan Mbak Pon yakni digelarnya pengadilan Ad Hoc atas kasus penghilangan aktivis, pencarian 13 aktivis yang hilang serta rehabilitasi dan kompensasi bagi keluarga korban.

Mbak Pon yang kini tinggal di RT 3/RW XIV Jagalan, Jebres, mempunyai dua anak yakni Fitri Nganthi Wani, 21, dan Fajar Merah, 17. “Biar Mbak Pon istirahat dulu sementara, mudah-mudahan dia segera kembali bersama kami, berada di tengah-tengah kita memperjuangkan kembali keadilan bagi yang harus mendapatkannya,” pungkas Hastin.

kur

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…