Senin, 31 Januari 2011 11:46 WIB Hukum Share :

Warga Sigi saling serang dengan Senpi rakitan

Palu–Bentrokan antarwarga kembali terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Dua warga desa bertetangga, Desa Potoya dan Desa Karawana, di Kecamatan Dolo, terlibat bentrokan. Warga saling serang menggunakan senjata api (Senpi) rakitan dum-dum.

Aparat kepolisian yang diterjunkan ke lokasi terpaksa melepaskan tembakan berkali-kali untuk membubarkan massa. Warga Desa Potoya dan Desa Karawana, Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai terlibat bentrokan sejak, Minggu (30/1) malam. Bentrokan yang dipicu pengeroyokan seorang warga Desa Potoya oleh warga Desa Karawana ini berlangsung hingga Senin (31/1) dinihari.

Kedua warga yang bertikai saling serang di areal persawahan yang menjadi batas kedua desa bertetangga. Bentrokan berlangsung di tengah gelapnya malam. Bunyi tembakan senjata api rakitan dum-dum terdengar di kedua kelompok warga. Dua buah gubuk di tengah sawah juga dibakar.

Personel Kepolisian Resor Donggala Donggala yang sudah berada di lokasi bentrokan terpaksa membubarkan warga dengan tembakan peringatan berkali-kali. Meski semula warga masih bertahan, namun akhirnya membubarkan diri karena aparat bertindak keras dengan terus melepaskan tembakan dan mengimbau massa mundur.

Kepala Kepolisian Resor Donggala AKBP I Nengah Subagya pun segera melalukan penyisiran ke rumah-rumah warga. Seluruh warga diminta segera masuk rumah dan tidak terprovokasi.

“Aparat sudah cukup bersabar, kami minta seluruh warga segera kembali ke rumah masing-masing dan tidak terprovokasi. Kita semua bersaudara, hentikan saling serang karena hanya merugikan sesamanya. Tolong mundur,” imbau Wakil Kepala Polres Komisaris Polisi Zubair dari pengeras suara.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…