Senin, 31 Januari 2011 09:10 WIB Tak Berkategori Share :

Warga melihat kilatan api di atas crop circle di Magelang

Jakarta–Warga Desa Banyusari, Kecamatan Tegalrejo, Magelang, sempat melihat kilatan api di malam hari sebelum crop circle terbentuk pagi harinya. Spekulasi mistis terbentuknya crop circle pun mulai beredar di antara warga setempat.

“Saya sempat melihat kilat api sebanyak tiga kali di atas sawah itu malam hari sebelum crop circle terbentuk,” ujar salah seorang warga, Suntoro ,56, di lokasi circle crop di Magelang, Senin (31/1).

Sementara itu warga terus berdatangan ke lokasi crop circle. Mereka membawa sanak keluarganya untuk melihat fenomena yang heboh setelah kemunculan pertama lingkaran misterius itu di Sleman, DI Yogyakarta, dua pekan lalu.

Namun demikian tidak tampak petugas polisi berjaga di lokasi. Lokasi crop circle di Magelang memang cukup terpencil.

Mirip seperti di Sleman, kondisi crop circle di Magelang, ada padi yang rebah dan juga terbentuk lima lubang. Paling besar adalah lubang di tengah yang besarnya 2,5 meter, sedang lubang lain yang mengapitnya berdiameter 1,5 meter.

Lokasi crop circle itu persis berada di belakang pesantren Hidayatul Muhtadiin, hanya berjarak 100 meter. Lokasi crop circle itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh Muhaimin seorang santri ponpes. Sebelumnya pada Sabtu (29/1) pukul 20.00 WIB, rekan Muhaimin Irvan mengaku melihat angin besar muncul di pesawahan.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…