Senin, 31 Januari 2011 14:37 WIB News Share :

Menlu
6.100 WNI di Mesir akan dievakuasi

Jakarta–Pemerintah memutuskan untuk mengevakuasi WNI yang berada di Mesir menyusul demo berdarah menentang Hosni Mubarak. Sekitar 6.100 WNI berada di Mesir.

“Setiap jam demi jam kami terus melakukan komunikasi dengan dubes kami yang ada di Kairo. Seperti yang Anda lihat di televisi situasi keamanan tidak menentu. Akhirnya kita mengambil kesimpulan evakuasi terhadap WNI perlu mulai diaktifkan,” ujar Menlu, Marty Natalegawa.

Marty mengatakan itu sebelum mengikuti rapat terbatas membahas masalah Mesir di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (31/1).

Marty mengatakan, dalam rapat ini Kemenlu akan meminta instruksi kepada Presiden SBY. Kemenlu meminta hal-hal yang perlu dilakukan untuk mengevakuasi WNI di Mesir. “Hari ini kita minta instruksi kepada beliau langkah-langkah apa saja yang perlu diambil,” imbuh Marty.

Marty menambahkan, Kedubes RI di Mesir juga telah menjalin kerjasama dengan jejaring masyarakat yang berada di Mesir. Komunikasi juga sudah berjalan antara Kedubes dengan WNI di Mesir.

Rapat itu, lanjut Menlu, juga akan membicarakan transportasi untuk mengevakuasi WNI di Mesir. Sebagian besar WNI di Mesir yakni mahasiswa.

Unjuk rasa menuntut Presiden Mesir Hosni Mubarak mundur dari jabatannya sudah berlangsung 6 hari. Seratusan orang dikabarkan telah tewas dalam demo yang berlangsung rusuh tersebut.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…