Senin, 31 Januari 2011 20:01 WIB News Share :

Lapan tetap yakin crop circle Magelang buatan manusia

JakartaCrop circle di Magelang berbeda dengan yang di Sleman dan Bantul yakni tidak ditemukan lubang di tengah lingkaran sebagai tanda bekas tiang pancang. Meski begitu, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) tetap meyakini jika crop circle itu karya manusia.

“Kita yakin itu masih buatan manusia,” ujar Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Sri Kaloka, kepada hari ini. Menurut Kaloka, bisa saja di tengah crop circle tidak dibuat lubang untuk tiang pancang pola namun ada orang yang menjaga di tengah. Sedangkan satu orang lagi berkeliling di pinggir.

Crop circle yang di Sleman, lanjut Kaloka, ada lubang di tengah karena memakai alat bantu tiang pancang. Namun di Bantul juga tidak ada lubang di tengah. “Dibuatnya itu asal dibuat lingkaran tapi enggak sempurna,” imbuh dia. Kaloka tidak mengetahui adanya penampakan objek terbang di atas crop circle Magelang. Namun dia tetap meyakini jika crop circle di Magelang buatan manusia. “Tidak heran orang bisa buat wong cara sudah dipublikasikan. Buatannya juga belum serumit yang di Eropa,” kata Kaloka.

Lingkaran misterius sawah itu ditemukan di kawasan Ponpes Hidayatul Muhtadiin, Magelang, pada 29 Januari lalu. Polisi mendapat laporan esok harinya. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim Laboratorium dan Forensik (Labfor) Polres Magelang hari ini, telah ditemukan lima lingkaran berukuran 2,30 meter dan 2,64 meter. Jika diperhatikan, bentuknya mirip kincir angin berukuran 3,68 meter.

dtc

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.Japantech Indojaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…