Senin, 31 Januari 2011 17:41 WIB Sport Share :

Kredit macet Bank Salatiga capai Rp 1,2 M

Salatiga (Espos)–PD Bank Salatiga menjadi salah satu perusahaan daerah Kota Salatiga yang mencatatkan rapor cukup baik sepanjang tahun 2010. Hingga akhir tahun lalu, total aset yang dimiliki perusahaan pelat merah ini hampir mencapai Rp 90 miliar.

Sementara angka kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) cukup kecil yakni hanya Rp 1,2 miliar dari total kredit yang disalurkan Rp 74,46 miliar atau sekitar 1,6 persen. Demikian diutarakan Direktur PD Bank Salatiga, Muhammad Habib Shaleh, seusai menggelar acara pengundian hadiah bagi nasabah di kantornya, Senin (31/1).

Ia mengatakan dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun senilai Rp 60 miliar, terdiri dari Rp 12 miliar tabungan dan Rp 48 miliar deposito. Dana tersebut disalurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk kredit ditambah dengan pinjaman dari dua bank lain. “Kami juga mengajukan pinjaman ke bank CIMB Niaga dan Bank Danamon. Besarnya pinjaman itu saat ini sekitar Rp 7,1 miliar,” jelas dia.

Habib menjelaskan, kredit macet ini kebanyakan disebabkan nasabah mengalami kebangkrutan sehingga tak mampu memenuhi kewajibannya membayar angsuran. Selain itu, ada beberapa kasus lain seperti nasabah meninggal dunia dan nasabah kabur yang menjadi penyebab, namun angkanya kecil.

kha

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…