Minggu, 30 Januari 2011 16:57 WIB News Share :

JK minta Paskah Cs buka mulut siapa yang beri uang

Sumber foto: Internet

Jakarta – Mantan Wapres Jusuf Kalla meminta agar 19 politisi yang ditahan KPK bersikap kooperatif dalam proses hukum. JK meminta agar mereka membuka mulut siapa yang memberi uang dalam kasus dugaan suap pemilihan DGS BI Miranda S Goeltom.

“Setidak-tidaknya teman-teman saya, juga teman saya yang bekas menteri, itu mungkin harus jujur juga, terima dari mana, itu mungkin akan membuka persoalan,” kata JK  usai seminar Nasdem di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (30/1/2011).

Dia menjelaskan jangan kemudian, menutup-nutupi kasus dan melindungi pihak yang bersalah. “Begini, tentu kita serahkan kepada proses hukum,” tambahnya.

Dia juga meminta agar politisi bersikap fair dalam menyikapi penahanan 19 politisi ini. Jangan kepada KPK bersikap double standar, menyangkut orang lain minta KPK, tapi kalau kena, KPK dihujat.

“Tapi kita minta KPK jangan bepikiran apalagi bertindak tebang pilih, semuanya harus fair,” terangnya.

JK juga menilai pengusutan kasus Miranda ini sudah berlangsung lama, tidak ada intervensi dalam penanganannya. “Saya kira ini bukan kebetulan, ini prosesnya lama. Mudah-mudahan ini bisa membuka, seperti yang teman-teman katakan, saling sandera,” tutupnya.

Diketahui 19 politisi ditahan KPK pada Jumat (28/1) terkait kasus pemilihan DGS BI. Mereka ditahan di sejumlah lokasi antara lain Rutan Cipinang, Rutan Salemba, dan Polda Metro Jaya. Politisi yang ditahan itu antara lain Paskah Suzetta dan Panda Nababan.

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…