Minggu, 30 Januari 2011 18:20 WIB Tak Berkategori Share :

Geyer, satu-satunya kecamatan di Grobogan bebas HIV/AIDS

Sumber ilustrasi: Matanews.com

Grobogan (Espos) — Human Immuno Deficiency Virus (HIV)/Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) ternyata telah menyebar di 18 kecamatan dari 19 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Grobogan.

Data yang dihimpun Espos, Sabtu (29/1) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, menyebutkan hanya satu kecamatan di Kabupaten Grobogan yang belum ditemukan kasus HIV/AIDS.

“Kecamatan Geyer menjadi satu satunya kecamatan yang belum ditemukan adannya penyebaran penyakit yang diakibatkan virus HIV/AIDS,” jelas Sekretaris Dinkes Kabupaten Grobogan, dr Johari Angkasa, Sabtu.

Karena dari data yang ada di mana jumlah penderita HIV/AIDS dari pertama kasus ditemukan tahun 2002 hingga awal 2011, penyebaran virus HIV/AIDS sudah merata di 18 kecamatan.

Sebagaimana diketahui jumlah penderita HIV/AIDS hingga awal 2011 mencapai 132 penderita di mana dari jumlah tersebut, 41 penderita telah meninggal dunia.

“Meningkatnya kasus HIV/AIDS karena pemahaman masyarakat tentang HIV/AIDS masih rendah, kemudian tingginya angka urbanisasi yang merupakan faktor risiko tinggi tertular virus atau penyakit tersebut,” papar Johari Angkasa.

Penyebab lainnya, adalah rendahnya kesadaran penggunaan kondom di lokasi rawan penularan HIV/AIDS seperti di lokalisasi. Dari data di Komisi Pemberantasan AIDS Daerah (KPAD) Grobogan, ada enam pekerja seks komersial yang di dua lokalisasi yang terindentifikasi positif HIV.

Empat orang ditemukan di Lokalisasi Tengah Kota Purwodadi, Koplak Dokar, dan dua orang lainnya berada di Lokalisasi Gunung Rejo, Kecamatan Toroh.

Untuk upaya pencegahan,  KPAD Grobogan pada 2011 akan melaksanakan beberapa kegiatan. Diantaranya, sosialisasi HIV/AIDS pada organisasi wanita, pemuda, siswa, dan LSM. “Selain itu juga membentuk jejaring internal dan eksternal, memberikan bantuan stimulan kepada kelompok ODHA,” tandasnya. rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…