Sabtu, 29 Januari 2011 10:05 WIB News Share :

PDIP diminta tak intervensi KPK

Jakarta–Ketua DPP PD bidang pemberantasan korupsi, Didi Irawadi Syamsuddin, meminta PDIP tidak mengintervensi KPK terkait pemeriksaan Panda Nababan.

Didi menilai upaya KPK menangkap paksa Panda Nababan di Bandara Soekarno-Hatta adalah bagian dari rangkaian kerja KPK dalam pemberantasan korupsi. “Sejauh apa yang dilakukan oleh KPK dalam koridor prosedur yang ada tentunya KPK punya kewenangan. KPK tidak boleh ditekan ataupun diintervensi dari pihak mamapun,” ujar Didi, Jumat (28/1).

Didi berharap PDIP juga mendukung upaya KPK mengungkap kasus korupsi pemilihan DGSBI Miranda Goeltoem. Ia berharap semua pihak memaknai positif semangat KPK mengungkap kasus korupsi di Indonesia. “Biarlah KPK bekerja independen berdasar azas praduga tak bersalah. Kita harus dukung KPK mengungkap masalah ini,” paparnya.

Ia juga berharap PDIP mendorong setiap kader untuk menaati panggilan KPK sehingga tidak perlu ada penjemputan paksa seperti yang terjadi pada Panda Nababan. “Kooperatif dengan KPK, kan Pak Panda juga bisa mengklarifikasi seperti apa posisi sebenarnya,” tandasnya.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…