Sabtu, 29 Januari 2011 11:50 WIB Wonogiri Share :

Lalu lintas perdagangan ternak dari Wonogiri diprediksi meningkat

Wonogiri (Espos)–Lalu lintas perdagangan ternak dari Kabupaten Wonogiri ke luar Provinsi Jawa Tengah (Jateng) diprediksi mengalami peningkatan pada tahun 2011. Hal itu terkait program swasembada daging yang telah dicanangkan pemerintah.

Koordinator Satuan Kerja Pos Lalu Lintas Ternak (Satker PLLT) pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng di Selogiri, Agus Riyanto, menyebutkan indikasi peningkatan lalu lintas ternak ke luar Jateng tahun 2011 sudah terlihat selama bulan Januari. Dia mengatakan pengiriman ternak sapi dan kambing atau domba, terutama ke luar Jawa, saat ini sudah jauh lebih sering.

“Dulu kami mencatat mungkin hanya satu bulan sekali ada penjualan, bahkan kadang tidak ada sama sekali. Tetapi bulan Januari ini hampir setiap pekan ada (kiriman) ke luar Jawa,” ungkapnya ketika ditemui Espos di ruang kerjanya di Kantor PLLT Selogiri, Wonogiri, Jumat (28/1).

Agus mengemukakan kiriman hewan ternak dari Wonogiri ke luar Jawa terutama untuk tujuan Lampung di Provinsi Lampung dan Palembang di Sumatera Selatan (Sumsel). Sedangkan untuk antarprovinsi se Jawa, Jakarta dan Jawa Barat adalah tujuan utama penjualan ternak Wonogiri. Namun meski menyatakan meningkat, dia tidak merinci angka pengiriman ternak ke luar Jawa.

Pada bagian lain, lalu lintas ternak tahun 2010 dari wilayah Kabupaten Wonogiri ke berbagai  provinsi di luar Jateng tercatat cukup padat setiap bulan. Secara keseluruhan, data Satker PLLT Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jateng di Selogiri mencatat pengiriman hewan ternak besar, yaitu sapi, mencapai sebanyak 5.065 ekor, meliputi 1.292 betina dan 3.773 pejantan.

“Sedangkan pengiriman Kado (kambing domba-red), untuk periode tahun yang sama tercatat hingga sebanyak 28.639 ekor. Selama ini kambing atau domba dari Wonogiri memang dikenal memiliki kualitas baik jika dibandingkan ternak serupa dari daerah-daerah lain,” jelasnya.

Tidak hanya sapi dan kambing atau domba, PLLT Selogiri juga mencatat pengiriman jenis hewan ternak lain ke luar Provinsi Jateng, di antaranya babi dan ayam. Namun demikian menurut Agus jumlah penjualannya jauh lebih kecil dari sapi atau Kado . Dikemukakan dia, selama tahun 2010, pengiriman babi dari Wonogiri ke luar Jateng sebanyak 5.619 ekor dan ayam hanya 9.936 ekor.

Agus Riyanto berharap PLLT Selogiri ke depan dilengkapi dengan sarana prasarana (Sarpras) penunjang yang memadai mengingat kepadatan lalu lintas perdangangan ternak terus meningkat.

try

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…