Sabtu, 29 Januari 2011 09:30 WIB News Share :

Golkar tolak kenaikan gaji anggota DPR

Jakarta--Partai Golkar menolak kenaikan gaji anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Golkar akan menolak usulan tersebut jika diajukan Kemenkeu ke DPR.

“Ini bukan waktu yang tepat untuk kenaikan gaji Presiden, DPR, dan Lembaga Tinggi Negara lainnya,” ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, Sabtu (29/1).

Hal ini disampaikan Priyo menanggapi rencana Kemenkeu mengusulkan kenaikan gaji semua pejabat negara termasuk DPR.

Menurut Priyo seharusnya Kemenkeu memprioritaskan kenaikan gaji guru dan prajurit TNI. Kenaikan gaji DPR hanya akan memicu protes masyarakat. “Diprioritaskan saja kenaikan penghasilan rakyat bawah,” tegasnya.

Hal senada disampaikan anggota Komisi III DPR dari Partai Golkar, Bambang Soesatyo. Bambang mengaku sudah gajinya sebagai anggota DPR sudah lebih dari cukup. “Gaji saya Rp 15 juta sudah cukup. Gaji ini sudah dibagi untuk tiga Dapil saya,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan Sekjen Kemenkeu, Mulia P Nasution, mengungkapkan adanya usulan kenaikan gaji pejabat negara hingga tingkat daerah. Selain itu lembaga legislatif DPR juga diusulkan mendapat kenaikan gaji.

Namun kenaikan untuk pejabat daerah itu tidak menular kepada legislatif di daerah. Anggota DPRD pun tidak mendapat kenaikan gaji seperti anggota DPR.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…