Sabtu, 29 Januari 2011 10:46 WIB Ekonomi Share :

G-Resources mulai 'garap' tambang emas Martabe Februari

Jakarta–Perusahaan tambang emas Asia-Pasifik berbasis dan terdaftar di Hong Kong, G Resources Group Limited akan segera memulai pembangunan konstruksi tambang emas Martabe Sumatera Utara pada Februari.

G-Resources telah mengantongi izin atas desain dan konstruksi TSF (Tailing Storage Facility) dan sampai saat ini, pekerjaan teknik dan disain sudah 85% selesai.

“Kami gembira dengan kemajuan yang telah dicapai selama 3-4 bulan terakhir.  Dukungan pemerintah di setiap lapisan dan dalam berbagai bentuk sangat kami hargai,” jelas Peter Albert, CEO G-Resources dalam siaran persnya, Sabtu (29/1).

Di bidang konstruksi, Leighton Asia sudah memobilisasi lima unit armada peralatan penambangan yang rencananya akan bertambah 2 unit lagi di awal bulan depan.  Di bidang eksplorasi  lima alat pem-bor sedang beroperasi di Martabe untuk menentukan sumber daya di Tor Uluala dan eksplorasi di barat Tor Uluala, Ramba Joring dan Horas. Mineralisasi dan alterasi yang menggembirakan ditemukan; hasil pengujian kadar logamnya hanya tinggal menunggu waktu. Target sudah ditentukan di tiga wilayah prospek dan persiapan pengeboran sedang berlangsung.

Pada tahun 2010, G-Resources berkomitmen mengalokasikan US$ 440 juta guna menyelesaikan seluruh pekerjaan pembangunan pabrik pengolahan, dan hingga akhir kuartal 4 tahun lalu sudah terserap sekitar US$ 220 juta.

Hingga saat ini, lebih dari 1.200 karyawan bekerja untuk proyek Martabe, yang tersebar di sektor pekerjaan konstruksi, operasi dan eksplorasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 650 orang direkrut dari masyarakat di 10 desa dan beberapa area lain di seputar lokasi pertambangan, termasuk diantaranya 400 staf wanita dan 10 orang pengemudi alat berat wanita.

“Proyek berada dalam jadwal dengan beberapa keberhasilan penting yang sudah kami capai.  Tentu akan banyak tantangan yang masih harus kami hadapi di depan, tapi kami yakin dengan dukungan tim berkelas dunia yang kami miliki sekarang, kami akan bisa mencapai target yang sudah ditetapkan,” imbuh Peter.

Aset awal utama G-Resources saat ini adalah Martabe yang memiliki sumberdaya 6,5 juta ons emas dan 66 juta ons perak. Sedang dalam proses konstruksi, Martabe ditargetkan untuk memulai produksi di akhir tahun 2011 dengan kapasitas per tahun sebesar 250,000 ons emas dan 2-3 juta ons perak berbiaya rendah sebesar US$ 280 per ons emas.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…