Jumat, 28 Januari 2011 12:13 WIB Sport Share :

Simpati rekan untuk Henin

Melbourne–Keputusan Justine Henin untuk pensiun mengejutkan rekan-rekannya sesama petenis. Mereka menyesalkan hilangnya satu nama tangguh dari dunia tenis putri.

Setelah tersingkir dari Australia Terbuka, Henin secara mengejutkan memutuskan gantung raket. Keputusan ini didasari makin parahnya cedera siku yang mendera mantan petenis nomor satu dunia ini.

Mundurnya Henin merupakan sebuah kehilangan besar bagi dunia tenis putri. Hal inilah yang disesalkan oleh rekan-rekannya. “Anda tak akan pernah ingin melihat pemain seperti Justine pensiun karena dia hebat untuk tenis putri,” cetus Vera Zvonareva, seperti dikutip Yahoosports dan diberitakan detikSport, Jumat (28/1).

“Tentu saja, ini adalah situasi yang menyedihkan melihat seorang pemain hebat mengakhiri karirnya dengan cara seperti ini,” timpal Kim Clijsters.

Sementara petenis nomor satu dunia saat ini, Caroline Wozniacki, mengaku sangat mengagumi sosok Henin. “Justine adalah juara besar dan dia tidak beruntung sejak dia comeback, dia mengalami sejumlah cedera,” ujar Wozniacki.

“Saya pikir dia berpikir banyak tentang hal ini. Saya pikir dia baru saja siap untuk memulai babak baru dalam hidupnya,” sambung petenis Denmark ini.

Perasaan sedih juga ditunjukkan oleh Li Na. Li menyebut Henin sebagai pemain yang luar biasa. “Dia pemain yang luar biasa. Untuk pemain, jika Anda cedera, ini adalah yang terburuk,” tandas petenis China tersebut.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…