Jumat, 28 Januari 2011 00:31 WIB Sport Share :

Mou tertarik kembali ke Inggris

Madrid (Espos)–Jose Mourinho semakin memanaskan spekulasi mengenai masa depannya di Real Madrid. Pelatih asal Portugal itu mengisyaratkan kebersamaannya dengan skuat Los Blancos, julukan Madrid, kemungkinan akan berjalan lebih singkat.

Mourinho mengatakan bahwa dia ingin kembali menangani tim di Inggris. Pernyataan mantan pelatih Inter Milan itu membuat spekulasi mengenai kepergiannya dari Santiago Berbaneu, markas Madrid, semakin menguat. Sebelumnya, Mourinho santer dikabarkan mengalami keretakan hubungan dengan Direktur Madrid, Jorge Valdano. Alasan ketidakharmonisan Mourinho dengan direktur klub dikabarkan karena perbedaan pendapat mengenai perekrutan pemain. Hal itu kemudian disebut-sebut membuat Mourinho mempertimbangkan untuk meninggalkan Madrid kurang dari setahun sejak dia menangani tim ini.

“Saya telah memutuskan untuk kembali ke Inggris. Saya tidak memiliki apa pun untuk mempersiapkan mengenai masa depan saya. Saya hanya ingin bahagia dalam pekerjaan saya,” ujar Mourinho kepada The Sun seperti dilansir goal.com, Kamis (27/1). “Saya belum memiliki kecenderungan mengenai Manchester United, Manchester City atau Chelsea. Saya hanya ingin mendapatkan kembali kebahagiaan,” imbuh Mourinho yang pernah membawa Chelsea dua kali mengangkat trofi juara Liga Premier pada tahun 2005 dan 2006.

Perekrutan Emmanuel Adebayor dari Manchester City diharapkan memuaskan Mourinho yang sempat bersitegang dengan Valdano mengenai kurangnya pilihan pemain di lini serang mereka. Namun kedatangan Adebayor sepertinya jauh dari yang diinginkan Special One, julukan Mourinho.

anh

LOWONGAN PEKERJAAN
SUPERVISOR JAHIT & PENJAHIT HALUS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…