Jumat, 28 Januari 2011 11:00 WIB Hukum Share :

Kasus suap DGS BI, KPK periksa Paskah Cs

Jakarta–Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) kembali memeriksa para tersangka mantan anggota DPR yang diduga menerima suap terkait kasus pemilihan mantan Deputi Gubernur Senior BI Miranda S Goeltom. Satu persatu para tersangka datang  dan bergegas menuju ruang pemeriksaan. Rencananya KPK akan memeriksa 25 orang sekaligus.

Pantauan, Jumat (28/1) di Gedung KPK, Jl Rasuna Said,  Kuningan, Jakarta yang pertama datang adalah Sofyan Usman, mantan anggota DPR dari PPP. Kemudian muncul Baharudin Aritonang mantan anggota DPR dari Golkar dan pernah menjadi anggota BPK. Menyusul Nilu Maryani dan Agus Condro, yang membuka kasus ini. Juga mantan Ketua Komisi XI DPR Paskah Suzetta.

“Pemeriksaan sebagai tersangka, sebagai pemeriksaan tambahan,” ujar Agus Condro ketika dicegat wartawan.

Rencananya KPK akan memeriksa 25 nama yang telah ditetapkan menjadi tersangka, pemilihan Miranda pada 2004 lalu. Mereka yakni:

Soewarno
Soetanto Pranoto
Matheos Pormes
Ni Luh Mariani Tirtasari
M Iqbal
Budiningsih
Panda Nababan
Engelina Pattiasina
Sofyan Usman
HM Danial Tanjung
Martin Bria Seran
Paskah Suzetta
Achmad Hafiz Zawawi
Bobby SH Suhardiman
Willem M Tutuarima
Agus Condro P
Max Moein
Rusman Lumbantoruan
Poltak Sitorus
Teuku M Nurlif
Hengky Baramuli
Baharuddin Aritonang
Reza Kamarullah
Asep Ruchimat Sudjana
Riswanti
Hasbullah
Eddie Prihadi
H Kodrato
Endang Cahyaningsih
Tri Bangun Laksono
Binahati B Baeha

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…