Jumat, 28 Januari 2011 14:37 WIB Boyolali Share :

Gali fondasi, pekerja di Teras temukan kerangka manusia

Foto/Ahmad Mufid

Boyolai (Espos)–Seorang pekerja proyek PT Japfa Santori Indonesia di Dukuh Pomah, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Jaimin Sahroni, 65, Kamis (27/1) sekitar pukul 17.00 WIB, menemukan kerangka saat menggali tanah untuk pembangunan fondasi.

Jaimin  warga Kediri, Jatim tersebut mengatakan saat itu dirinya tengah menggali tanah untuk fondasi. Tiba-tiba dirinya dikejutkan dengan adanya tanah yang berwarna putih. Setelah dilakukan pengecekan ternyata sebuah kerangka manusia. “Setelah dipastikan ada kerangka kemudian saya melaporkan ke penanggung jawab proyek,” ujarnya kepada wartawan di lokasi, Jumat (28/1).

Menurut Jaimin, setelah dilakukan pengecekan, kondisi kerangka itu masih utuh dan berwarna putih. Sementara General Affair dan Legal PT Japfa Santori Indonesia Iskandar Zulkarnain mengatakan setelah mendapatkan laporan dari penanggung jawab proyek kemudian melakukan koordinasi dengan kantor pusat di Jakarta. Peristiwa itu juga dilaporkan ke Polsek Teras. Petugas yang memperoleh informasi kemudian menggali tanah di sekitar kerangka. “Tetapi saat akan diangkat, ternyata kerangka itu sudah hancur. Panjang kerangka itu sekitar 150 cm,” tambah dia.

Terpisah, Kapolres Boyolali AKBP Romin Thaib melalui Kapolsek Teras, AKP Demianus Palolongan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dijelaskan Kapolsek, setelah kerangka dibungkus kain kafan kemudian dikubur kembali di permakaman dukuh setempat. Diduga kerangka itu sudah berumur puluhan tahun,” papar dia kepada wartawan, Jumat.

Dijelaskannya, bangunan itu merupakan bekas gudang penyimpanan tembakau yang dibangun tahun 1982 dan beroperasi hingga beberapa tahun lalu. Pihak kepolisian, tambah Kapolsek juga meminta masyarakat yang memiliki informasi tentang anggota keluarga yang hilang bisa memberitahukan kepada pihak kepolisian. “Kalau ada masyarakat yang memiliki informasi, kami siap menindaklanjuti,” jelas dia.

fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…