Jumat, 28 Januari 2011 16:12 WIB News Share :

Buntut tabrakan di Langensari, jadwal kereta alami keterlambatan

Jakarta–Kecelakaan Kereta Api (KA) Mutiara Selatan jurusan Surabaya-Bandung dengan KA Kutojaya jurusan Bandung-Purwokerto mengakibatkan jadwal kereta lain sedikit terlambat. Kereta lain masih terpaksa menggunakan sisa jalur yang ada.

“Perjalanan kereta api masih bisa menggunakan jalur yang ada. Namun ada sedikit keterlambatan karena perlu pengaturan,” ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik, Kementrian Perhubungan, Bambang S Ervan ketika dihubungi, Jumat (28/1).

Bambang menjelaskan, beberapa gerbong kereta yang mengalami kecelakaan masih berada di atas rel. Tetapi beberapa diantaranya telah dipindahkan. “Ya masih. tapi ada yang dipindahkan. Tapi jumlahnya (gerbong, red) belum tahu. Karena ada yang hanya anjlok,” terang Bambang

Menurut Bambang, hingga saat ini, terdapat 3 orang korban meninggal, 17 orang luka berat, 26 orang luka ringan. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Banjar.

Bambang belum bisa menjelaskan apakah masinis kereta akan dijadikan tersangka. “Saya belum dengar kabar, setahu saya belum ada penetapan tersangka,” kata Bambang.

Menurutnya, penetapan tersangka itu berada di kepolisian. “Kami tidak ada penetapan tersangka. Itu (wewenang) kepolisian,” imbuhnya.

Kecelakaan kereta ini terjadi di sekitar Stasiun Langen Sari Banjar sekitar pukul dua jumat (28/1) dinihari .

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…