Jumat, 28 Januari 2011 17:17 WIB News Share :

Korban tewas KPM Laut Teduh 13 Orang

Foto: Antara

Jakarta–Korban tewas dalam tragedi kebakaran di KPM Teduh di Perairan Merak menuju Bakauheni berjumlah 13 orang. Semuanya merupakan penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera.

“Korban 13 orang meninggal, 11 orang sekarang di Rumah Sakit Cilegon, dua orang di Rumah Sakit Kalianda, Lampung,” ujar Direktur Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (LLSDP) Kemenhub, Wiratno ketika dihubungi hari ini pukul 16.00 WIB (28/1). Wiratno mengungkapkan, 13 korban tersebut terdiri atas enam pria, empat perempuan dan tiga anak Balita.

Namun, Wiratno belum mengetahui identitas para korban tersebut. “Maaf, saya tidak tahu, silahkan tanyakan ke rumah sakit,” kata Wiratno. Sejauh ini Wiratno belum mengetahui penyebab terbakarnya kapal penyeberangan itu. Ia mengungkapkan penyebab kebakaran tersebut akan diselidiki Komite Nasional Kecelakaan transportasi (KNKT).

“Saya belum tahu. Tapi itu nanti bagian KNKT,” jawab wiratno ketika ditanya penyebab terbakarnya kapal itu. Untuk kelancaran lalulintas kapal lainnya, KMP Teduh yang terbakar tersebut ditarik ke perairan Anyer. Sebanyak lima boat dikerahkan untuk menarik kapal naas tersebut. KMP Teduh berlayar dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Pelabuhan Bakuheni Lampung. Namun sekitar pukul 04.00 WIB, kapal terbakar ketika tengah berada di perairan. Dalam kapal yang juga mengangkut mobil dan truk ini terdapat ratusan penumpang.

dtc

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…