Kamis, 27 Januari 2011 15:30 WIB Issue Share :

Lagi, Adjie Notonegoro kena kasus penggelapan uang

Jakarta–Dua bulan bebas dari penjara, Adjie Notonegoro kembali tersandung kasus yang sama, tuduhan penggelapan uang. Kali ini, seorang perempuan bernama Dewi Cinta melaporkan Adjie atas utang senilai Rp 100 juta.

Dewi sengaja tidak muncul ketika Adjie tersandung kasus bersama Melvin pada beberapa bulan lalu. Ia ingin perancang busana tersebut menyelesaikan dulu kasus hukumnya dengan Melvin. Di samping itu, Dewi juga sempat memberikan waktu kepada Adjie untuk mengembalikan utangnya dengan tempo sebulan setelah bebas, 12 November 2010.

Didampingi kuasa hukumnya, Dewi mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan. Ia mengaku diberi tiga pertanyaan oleh penyidik terkait waktu perjanjian dan pertemuan dengan Adjie. “Mas Adjie berurusan sama saya masalah uang. Dia meminta modal ke saya tapi tidak pernah balik uang saya. Sudah sekitar dua tahun,” ujar Dewi usai memberikan laporannya, Kamis (27/1).

Dewi telah berusaha untuk menghubungi paman dari Ivan Gunawan tersebut. Sayangnya, Dewi tak pernah ditanggapi. Adik Adjie sempat menanyakan nomor rekeningnya bulan lalu namun hingga kini tidak pernah ada kabar.

“Saat ini saya nggak tahu mas Adji tinggal di mana, dan dia dihubungi juga sulit. Mas Adjie setelah keluar dari penjara juga tidak ada usaha menghubungi saya,” jelas Dewi.

Sebelumnya Adjie dipenjara selama empat bulan karena tak bisa melunasi utangnya senilai Rp 860 juta.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…