Kamis, 27 Januari 2011 14:25 WIB News Share :

Sidang kasus korupsi GLA, hakim tetapkan penahanan Fransiska

Sumber ilustrasi foto: gresnews.com

Semarang  (Espos)–Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Noor Ediyono mengeluarkan penetapan penahanan kepada terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan perumahan bersubsidi Griya Lawu Asri (GLA) Karanganyar, Fransiska Riana Sari, mulai hari ini, Kamis (27/1).

Fransiska ditahan mulai hari ini hingga 30 hari ke depan atau tepatnya hingga 26 Februari mendatang. Fransiska akan ditahan di LP Wanita Bulu, Semarang. Menurut Noor penetapan ini sebagai bentuk keadilan karena Tipikor adalah kasus ekstra ordinary.

Mendengar penetapan  tersebut, Fransiska langsung menangis dan memeluk anaknya. Ia tidak menyangka akan ditahan. Melalui penasehat hukumnya,  Wahyu Theo, Fransiska akan mengajukan penangguhan penahanan.

oto

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…