Kamis, 27 Januari 2011 07:08 WIB News Share :

ICW
Ayin bebas, Patrialis pantas dicopot

Jakarta — Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dikecam terkait pembebasan bersyarat Artalyta Suryani atau Ayin. Patrialis dinilai tidak pro pemberantasan korupsi. Patrialis pun pantas turun dari jabatannya.

“Patrialis pantas dicopot,” kata Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho di Jakarta, Kamis (27/1).

Emerson menilai, Patrialis hanya berdalih bila menjadikan HAM sebagai alasan. Ayin melakukan kejahatan korupsi yakni menyuap jaksa Urip Tri Gunawan, tindakannya merupakan kejahatan luar biasa.

“Mestinya Patrialis melihat azas keadilan publik,” terangnya.

Ayin divonis 5 tahun penjara pada 2008 lalu. Hukumannya dikorting 6 bulan berdasarkan putusan kasasi MA. Namun remisi yang didapatnya selama ini membuat dia bisa bebas segera, dengan alasan sudah menjalani dua pertiga hukumannya.

“Remisi yang diterimanya pun kita pertanyakan karena alasannya berkelakuan baik. Padahal kita tahu dia menikmati fasilitas mewah di tahanan,” tutupnya. Detikcom

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…