Kamis, 27 Januari 2011 05:51 WIB Sport Share :

Gol bunuh diri pemain Fulham menangkan Liverpool 1-0

Liverpool– Liverpool kembali memetik kemenangan di Liga Inggris. Meski harus berjuang keras saat menjamu Fulham, The Reds memetik tiga poin hasil gol bunuh diri pemain lawan yang membuat mereka unggul 1-0.

Dalam laga yang dilangsungkan di Anfield, Kamis (27/1) dinihari WIB, Liverpool berhasil memetik kemenangan keduanya secara beruntun setelah akhir pekan lalu mengandaskan Wolverhamton 3-0. Satu-satunya gol yang dibuat The Reds ke gawang lawan datang dari own goal Jonathan Pantsil.

Hasil laga tersebut membuat skuad besutan Kenny Dalglish kini mengumpulkan poin 32 dan berhak menduduki posisi tujuh klasemen. Sementara Fulham tak bergerak dari posisi 15 klasemen dengan koleksi poin 26.

Jalannya pertandinan

Fulham memulai pertandingan dengan positif saat sepakan Chris Baird bisa diblok Martin Skrtel di dalam kotak penalti. Namun Liverpool lah yang punya peluang emas pertama, saat tandukam Raul Meireles yang mengarah ke tiang jauh dengan luar biasa ditepis kiper Stockdale.

Tekanan tuan rumah berlanjut melalui aksi individu Glen Johnson. Menyisir dari sisi kiri, dia kemudian menusuk ke muka kotak penalti dan melepaskan tendangan bertenaga. Tak ada gol tercipta, bola yang mengarah ke dalam gawang diblok Stockdale.

Fulham kemudian punya dua peluang beruntun di muka gawang Pepe Reina. Di menit 29 sepakan Clint Dempsey meneruskan umpan backheel Moussa Dembele tepat mengarah ke Reina.

Skenario yang sama terjadi semenit berselang, kali ini kerja keras Andy Johnson yang menusuk masuk ke dalam kotak penalti yang sia-sia karena umpannya pada Dembele juga gagal dieksekusi dengan sempurna. Selain sepakan yang lemah, arahnya pun tepat ke tempat Reina berdiri.

Sebuah umpan Johnson yang gagal menemui Dirk Kuyt mengawali perjuangan Liverpool di babak kedua. Tekanan demi tekanan yang dilancarkan Si Merah akhirnya membuahkan hasil di menit 52, meski itu datang dari gol bunuh diri.

Bermula dari sepakan Torres dari dalam kotak penalti yang diblok kiper dan membentur tiang gawang, upaya Meireles melakukan rebound juga tak membuahkan hasil. Kemudian dimulailah kemelut di muka gawang yang justru melibatkan Stockdale dan Pantsil dengan keduanya berusaha membuang bola. Namun rebutan antara keduanya justru membuat si kulit bundar bergulir masuk melewati garis gawang.

Tak banyak reaksi yang diberikan Fulham usai gawangnya bobol. Baru di menit 77 mereka punya peluang menyamakan kedudukan melalui Dempsey saat dia berhasil melewati dua pemain tuan rumah namun tendangannya melayang tinggi karena diganggu Daniel Agger.

Tekanan The Cottagers berlanjut saat mereka menciptakan dua peluang beruntun. Setelah tandukan Danny Murphy dari dalam kotak penalti membentur pemain bertahan dan berbuah tendangan sudut, bola yang disundul Brede Hangeland dari corner kick dihadang masuk oleh Meireles teat di garis gawang.

Fulham akhirnya harus menerima kekalahan 0-1 dalam laga tersebut setelah peluang terakhir yang dimiliki Dembele kembali sia-sia. Sepaknnya dari jarak dekat bisa diantisipasi oleh Reina. detikcom

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…