Kamis, 27 Januari 2011 11:27 WIB News Share :

Garuda batal take off di Bandara Adisutjipto

Jakarta–Gara-gara ada masalah teknis, pesawat Garuda Indonesia GA 203 aborted take off atau batal take off di Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Masalah teknis bersumber dari kokpit.

Asisten Manajer Sistem Informasi Manajemen Data, Laporan dan Humas PT Angkasa Pura I Adisutjipto Isye Yuviana membenarkan pilot pesawat itu memutuskan batal terbang. “Iya tadi aborted take off pukul 08.25 WIB. GA 203 tujuan Yogyakarta-Jakarta,” ujar Yuvi  saat dikonfirmasi, Kamis (27/1).

Namun Yuvi belum bisa mengkonfirmasi sebab GA 203 aborted take off itu. “Ada trouble sedikit mungkin, mungkin ada yang harus dicek,” ujar Yuvi.

Sementara Manajer Operasional PT AP I Adisutjipto Halendra Waworuntu mengatakan pesawat itu sudah siap sejak pukul 08.06 WIB dan pukul 08.23 WIB sudah siap take off.

“Ternyata ada masalah teknis di kokpit. Sehingga pilot memutuskan untuk membatalkan take off dan memeriksa kembali kondisi yang berkaitan dengan gangguan teknis. Tindakan pilot itu sudah benar, demi keselamatan penerbangan. Dan pilot harus seyakin-yakinya bahwa kondisi pesawat baik dan laik terbang,” jelas Halendra.

Setelah semua dicek, pesawat GA 203 itu berangkat lagi ke Jakarta pada pukul 10.22 WIB. Cuaca di Bandara Adisutjipto, menurut Halendra, berkabut sejak pagi terutama mulai pukul 07.0 WIB, dengan tingkat kelembaban rendah.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…