Kamis, 27 Januari 2011 03:00 WIB Sport Share :

El Real boyong Adebayor

Manchester (Espos)–Berakhir sudah masa-masa suram Emmanuel Adebayor di Manchester City. Sang striker menyambut tawaran bergabung ke Real Madrid dengan status sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim, Rabu (26/1).  Madrid juga punya opsi mengubah peminjaman tersebut menjadi kepemilikan permanen pada musim panas mendatang. Harga Adebayor ditaksir senilai 15 juta poundsterling.

Kedatangan Adebayor ke Santiago Bernabeu sebagai jawaban atas krisis lini depan yang dihadapi pelatih Real Madrid, Jose Mourinho. Stok penyerang El Real memang menipis menyusul absennya Gonzalo Higuain hingga empat bulan ke depan. Madrid sempat memburu Ruud van Nistelrooy dan belakangan juga dikabarkan berminat memakai servis Didier Drogba. Namun, Adebayor lah yang akhirnya diboyong ke Spanyol. Mantan bomber Arsenal itu menjalani tes medis di Bernabeu, kemarin. Setelah itu dia meneken kesepakatan resmi dengan Los Blancos, julukan Madrid. Adebayor kini bisa bermain di Liga Champions bersama Madrid.

“Real Madrid dan Manchester City telah mencapai kesepakatan untuk peminjaman Emmanuel Adebayor. Sang pemain akan bertahan di Real Madrid sampai akhir musim ini, dan klub punya opsi untuk membeli sang pemain,” demikian pernyataan resmi Madrid di situs resmi klub, seperti dilansir thesun.co.uk.

Adebayor mencatat start mengesankan dalam kariernya di Manchester City. Empat gol disumbangkannya dalam empat pertandingan pertama. Namun masa bulan madu itu tak berlangsung lama. Belakangan ia lebih banyak menghuni bangku cadangan. Kedatangan Mario Ballotelli dan Edin Dzeko akhirnya memaksanya harus mencari tantangan di tempat lain.

yms

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…