Kamis, 27 Januari 2011 18:51 WIB News Share :

Difabel di Grobogan mencapai 5.410 orang

Grobogan (Espos)–Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrai (Dinsosnakertrans) Kabupaten Grobogan temukan adanya 5.410 warga setempat sebagai penyandang cacat berdasar pendataan tahun 2010. “Data dari Dinsosnakertrans menyebutkan di tahun 2010  ada 5.410 difabel antara lain penyandang tuna netra, tuna rungu wicara dan tuna grahita,” jelas Asisten III Setda Grobogan, Drs H Sri Mulyadi, saat menyerahkan bantuan 63 kursi roda dari Yayasan UCP Roda Untuk Kemanusiaan (RUK) Jogja ke warga penerima di Pendapa Kabupaten Grobogan, Kamis (27/1). Menurut Sri Mulyadi, difabel itu perlu penanganan yang lebih serius dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Sehingga mereka bisa lebih mandiri.

“Cacat bukan sebuah halangan untuk bisa mandiri, jadi bagi orangtua yang memiliki anak menderita cacat jangan malu,” saran Sri Mulyadi. Terpisah Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Grobogan Sudibyo SH menjelaskan, jumlah bantuan kursi roda untuk penyandang cacat di Kabupaten Grobogan sebanyak 63 kursi roda.

“Penyerahan secara bertahap, sebanyak 30 kursi roda sudah diserahkan, sisanya 33 kursi roda akan diserahkan di Kecamatan Gubug. Kita berharap bantuan ini tidak hanya 63 kursi rodah namun menjadi 100 kursi roda,” jelas Sudibyo didampingi Ketua Advokasi Difabel Kabupaten Grobogan Ir Pramono. Yuliatun, 33, warga Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung ibu dari Intan, 13 penyandang cacat yang menerima bantuan kursi roda menyatakan, pihaknya senang karena anaknya tidak lagi harus digendong untuk melakukan aktifitas sehari-hari.

rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…