Kamis, 27 Januari 2011 23:40 WIB Sragen Share :

Aniaya tetangga, warga Kedawung dipolisikan

Sragen (Espos)–Tri Wahyudi, 40, warga Jatirejo RT 7, Karangpelem, Kedawung, Sragen iduga menjadi korban penganiayaan tetangga lain RT hingga menjalaniopname di Rumah Sakit Islam Amal Sehat, Sragen. Lantaran tidak terima orban melaporkan peristiwa penganiayaan itu ke Mapolres Sragen, Rabu

(26/1). nformasi yang dihimpun Espos di Mapolres Sragen, Kamis (27/1), enganiayaan yang diduga dilakukan tetangga korban berinisial HS, 39,

berawal saat pelaku mendatangi rumah korban pada Selasa (25/1) pukul 19.00 WIB. Korban memang cukup mengenal pelaku. Pelaku datang ke rumah dan sempat diterima korban. Tidak jelas permasalahannya, pelaku tiba-tiba memukul korban dua kali di bagian

dada. Akibatnya korban terjatuh dan dilarikan ke rumah sakit. Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra melalui Kasubag Humas AKP Mulyani saat dijumpai Espos, Kamis, mengaku masih mengusut perkara penganiayaan itu. Dia mengatakan aparat telahmemeriksa saksi-saksi atas perkara penganiayaan.

“Memang motif pelaku menganiaya korban belum diketahu pasti. Pelaku hanya datang ke rumah dan langsung memukul korban sampai dibawa ke RSI Amal Sehat lantaran tidak sadar atau pingsan,” ujarnya. Menurut dia, pelaku diancam Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan sanksi penjara selama lima tahun

trh

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…