Rabu, 26 Januari 2011 11:50 WIB News Share :

Polri pastikan teroris yang ditangkap di Sukoharjo terkait Azahari

Jakarta–Polri menangkap sejumlah terduga teroris di Klaten dan Sukoharjo, Jateng. Polisi memastikan bahwa para pelaku memiliki kaitan dengan gembong teroris Dr Azahari dan Noordin M Top.

“Ada link kelompok teroris sebelumnya, ada link Azahari dan Noordin M Top. Mereka ada link tidak langsung,” kata Kabagpenum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/1).

Polisi pada Selasa (25/1) menangkap tujuh terduga teroris. Ketujuh orang tersebut bernama Agung, Arga Wiratama, Joko Lelono, Nugroho Budi, Tri Budi Santoso, Yuda Anggoro. Keenamnya ditangkap di Klaten. Sedangkan seorang lainnya, Roki Apris Dianto, ditangkap di Sukoharjo.

Bersamaan dengan penangkapan ketujuh tersangka tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa bahan baku perakitan bom yang ditemukan di delapan titik lokasi. Barang-barang yang disita adalah black powder, potasium, dan rangkaian kabel. Polisi juga menyita senapan angin, senjata tajam jenis samurai, buku-buku, CPU komputer dan sebuah unit sepeda motor.

“Sekarang masih lanjut pemeriksaan, juga mempelajari keterkaitan yang lain termasuk penemuan baarang bukti, Olah TKP Puslabfor,” tambahnya.

Boy menjelaskan, para pembantu Azahari, merekrut 7 orang ini untuk melanjutan rencana kelompok tersebut. “Ada perantara yang kita dalami pembantu azahari mereka kemudian merekrut anak muda ini,” tutupnya.

dtc/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…