Rabu, 26 Januari 2011 01:57 WIB Sragen Share :

Pengerasan JUT di Sidodadi telan dana Rp 185 juta

Sragen (Espos)–Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Sragen melaksanakan dua program pengerasan jalan usaha tani (JUT). Program itu bertujuan untuk memperlancar transportasi pengakutan hasil pertanian.

Kepala Desa Sidodadi, Sri Redjeki, saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Selasa (25/1), mengatakan pelaksanaan JUT tersebut yakni di jalan tengah persawahan di selatan Kantor Kepala Desa Sidodadi hingga perbatasan Desa Waru, sepanjang 1 Km dan JUT di jalan penghubung Dusun Sidodadi-Dusun Kalitengah sepanjang 500 meter.

Pengerasan jalan dikerjakan dengan bebatuan yang ditata sedemikian rupa (makadam) dan telah selesai pada bulan Desember tahun lalu. Program tersebut menelan dana senilai Rp 185 juta yang bersumber dari alokasi dana  Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, swadaya masyarakat dan alokasi dana desa (ADD).

Sebelumnya, lanjutnya, jalan itu sering becek, licin dan sulit dilalui alat transportasi, sehingga petani kesulitan saat mengangkut hasil pertanian. “Diharapkan pengangkutan hasil pertanian di Desa Sidodadi lebih lancar dan mampu meningkatkan akses perekonomian warga,” papar dia.

m93

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…