Rabu, 26 Januari 2011 00:14 WIB Karanganyar Share :

Mayat terlilit rafia ditemukan di Jumapolo

Karanganyar (Espos)–Sesosok mayat laki-laki diduga korban pembunuhan ditemukan dalam kondisi mengenaskan di saluran irigasi di Dusun Ngasem, Desa Karangbangun, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar, Rabu (25/1) pagi. Informasi yang dihimpun Espos di lapangan menyebutkan, kali pertama mayat diketahui oleh petani setempat yang hendak pergi ke sawah sekitar pukul 07.30 WIB. Saat melintas di areal saluran irigasi tersebut, saksi tiba-tiba dikejutkan dengan adanya mayat laki-laki dalam kondisi mengenaskan. Terdapat luka yang cukup parah di bagian kepala yang diduga akibat terkena benturan keras serta leher yang terlilit tali rafia.

Saksi kemudian melapor kepada aparat desa setempat. Kabar ditemukannya mayat itu kemudian langsung sampai ke aparat kepolisian yang bergegas melakukan evakuasi.  Di dekat mayat hanya ditemukan beberapa potong baju dan celana serta tas yang diduga milik korban. Warga yang ikut menyaksikan proses evakuasi menduga, mayat tersebut bernama Gunawan, warga setempat. Mayat temuan itu dikirim ke laboratorium forensik UNS untuk diautopsi.

Kapolres Karanganyar AKBP Edi Suroso melalui Kasatreskrim AKP Djoko Satriyo Utomo, mengatakan masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban. “Kami tunggu hasil laboratorium forensik dulu bagaimana hasil autopsinya. Meski ada temuan lilitan tali rafia di leher korban, tapi kami belum pastikan bahwa itu korban pembunuhan atau bukan,” tegasnya.

isw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…