Rabu, 26 Januari 2011 20:34 WIB Solo Share :

Layanan ambulans gratis segera direalisasi

Solo (Espos)–Layanan antar-jemput dengan ambulans gratis untuk warga miskin bakal direalisasikan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tahun 2011 ini. Menurut rencana, layanan yang dinamakan Ambulans Rakyat tersebut bakal diluncurkan sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-266 Kota Solo bulan Februari mendatang. Hal itu dikemukakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Yanti Winoh Lantisah ketika ditemui wartawan di Balaikota Solo, Rabu (26/1).

“Layanan antar-jemput dengan ambulans gratis ini diberikan dengan prosedur tertentu, khusus kepada warga miskin di Kota Solo, yang dibuktikan dengan rekomendasi atau keterangan dari kelurahan setempat,” terang Yanti. Yanti menyebutkan DKK menyiapkan ambulans tersebut di empat Puskesmas rawat inap di Solo, yakni di Puskesmas Pajang, Puskesmas Sibela, Puskesmas Banyuanyar dan Puskesmas Gajahan. Hal itu, menurut Yanti, sekaligus sebagai upaya mempromosikan keberadaan dan layanan di masing-masing Puskesmas rawat inap tersebut.

“Namun layanan antar-jemput dengan ambulans gratis ini tidak hanya untuk warga di empat kelurahan tersebut. Semua warga boleh mengakses, dengan rujukan dari masing-masing kelurahan tempat warga tersebut berdomisili,” katanya. Lebih lanjut Yanti menjelaskan dengan layanan ambulans rakyat tersebut, petugas akan menjemput warga kurang mampu yang sakit untuk diantarkan ke Puskesmas rawat inap terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Namun jika memang perlu rujukan ke rumah sakit, ambulances juga siap mengantarkannya.

sry

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…