Rabu, 26 Januari 2011 18:01 WIB Boyolali Share :

Boyolali terima dana Rp 27 M untuk P2SPP

Boyolali (Espos)–Pemkab Boyolali memperoleh alokasi dana Rp 27 miliar untuk program pemberantasan kemiskinan melalui kegiatan Program Pengembangan Sistem Pembangunan Partisipatif (P2SPP) di 14 wilayah kecamatan dari 19 kecamatan di Boyolali.

Nantinya, dana itu digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana di wilayah pedesaan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Miskin (Bapermaskin) Boyolali, Darsono mengatakan itu kini sudah siap dicairkan untuk masing-masing proposal yang telah diajukan masyarakat di 14 kecamatan di Boyolali. “Dana itu lebih untuk kegiatan pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan perekonomian masyarakat,” ujarnya kepada wartawan di Boyolali, Rabu (26/1).

Menurut Darsono, dana itu merupakan alokasi dana tahun anggaran 2011. Sedangkan tahun 2010, dana P2SPP hanya Rp 13 miliar. Darsono menjelaskan dari 19 kecamatan di Boyolali, sebanyak 14 kecamatan mendapat program bantuan langsung masyarakat (BLM). Sedang lima kecamatan mendapat bantuan program P2KP yang dialokasikan untuk masyarakat perkotaan.

Saat ini, jelas Darsono, realisasi P2SPP di Boyolali sudah memasuki tahap Musyawarah Antar Desa (MAD) untuk menentukan skala prioritas proyek yang dibutuhkan masyarakat pedesaan untuk peningkatan perekonomian. Nantinya, tambah Darsono, skala prioritas proyek ini akan diajukan dan dibawa dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten.

Dia menambahkan pengawasan atas penggunaan dana oleh masyarakat ini, selain dilakukan sesuai dengan sistem pengawasan formal yang telah ditetapkan juga secara informal bisa dilakukan oleh masyarakat sendiri sehingga tingkat penyalahgunaan dana dapat diantisipasi sedini mungkin.

fid

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…