Selasa, 25 Januari 2011 20:15 WIB News,Berita Foto Share :

Tokoh masyarakat deklarasikan Tritura

Jakarta—Sebanyak 99 Lembaga dan tokoh-tokoh masyarakat hari ini mendeklarasika tiga tuntutan rakyat (Tritura) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Para tokoh ini meminta KPK memimpin pengusutan kasus Gayus Tambunan dan perusahan-perusahaan pengemplang pajak.

“Pertama, Presiden Republik Indonesia sebagai kepala negara harus memimpin sendiri tanpa kebohongan dan tidak sebatas wacana untuk melakukan perang melawan korupi, mafia pajak dan mafia hukum,” kata budayawan Radhar Panca Dahana, Selasa (25/1/).

Radhar membacakan “tiga tuntutan rakyat melawan kebohongan pemerantasan korupsi dan mafia” di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Tuntutan kedua, adalah untuk membersihkan institusi Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Ditjen Pajak dan Kementerian Hukum dan HAM dari mafia hukum. Ketiga adalah meminta KPK memimpin pengentasan kasus Gayus Tambunan.

“KPK wajib memimpin dan mengentaskan pengusutan hukum skandal Gayus dan perusahan-perusahan pengemplang pajak bersama Kepolisian dan Kejaksaan,” katanya. Tokoh-tokoh yang hadir dalam deklarasi ini antara lain adalah pengamat politik Ikrar Nusa Bhakti, pengamat komunikasi politik Effendy Gazali dan Bambang Widodo Umar. Lembaga-lembaga yang mendukung deklarasi ini adalah ICW, Elsam, YLKI, Kontras dan Walhi.

dtc

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…