Selasa, 25 Januari 2011 05:18 WIB Sport Share :

Primer League
Chelsea hajar Bolton 4-0

Bolton – Juara bertahan Premier League, Chelsea, akhirnya berpesta gol. Didier Drogba dan kawan-kawan menerkam tuan rumah, Bolton Wanderers, 4-0, pada lanjutan pertandingan Premier League, Senin atau Selasa (25/1) dini hari WIB. Kemenangan ini menambah koleksi poin Chelsea menjadi 41 angka di peringkat keempat.

Kini, persaingan akan semakin panas karena pasukan “The Blues” tinggal berselisih tujuh poin dengan pemuncak klasemen, Manchester United. Sebelumnya, Chelsea sempat tak diperhitungkan menyusul serangakain hasil buruk sejak November lalu. Namun, dua kemenangan beruntun terakhir telah memasukkan lagi John Terry dan kawan-kawan dalam peta persaingan juara.

Meski tampil di kandang lawan, Chelsea langsung menggebrak pertahanan Bolton. Dari luar kotak penalti, Didier Drogba melepas tendangan akurat yang merobek jala Jussi Jaaskelainen di menit ke-11.

Bolton mencoba bangkit. Kevin Davies dan kawan-kawan sanggup mendominasi penguasaan bola. Meski demikian, mereka tetap kesulitan menembus pertahanan Chelsea.

Penderitaan Bolton justru bertambah di menit ke-41. Florent Malouda sukses menuntaskan kemelut di depan gawang Bolton melalui tembakan mendatar akurat, 2-0 untuk “The Blues”. Kedudukan ini bertahan hingga masa istirahat.

Chelsea tampil lebih solid di babak kedua. Sektor kiri “The Blues” menjadi tumpuan utama semua serangan Michael Essien dan kawan-kawan. Hasilnya, dua gol tambahan pasukan Carlo Ancelotti itu lahir berkat serangan yang diawali dari sisi kiri. Dimulai dari gol Nicolas Anelka di menit ke-56 dan Ramires di menit ke-74.Kompas.com

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…