Selasa, 25 Januari 2011 02:34 WIB Pendidikan Share :

Peserta UNPK hasil konversi di Solo tunggu ijazah

Peserta UNPK hasil konversi di Solo tunggu ijazah

Solo (Espos)–Sebanyak 40 peserta Ujian Nasional Program Kesetaraan (UNPK) Paket B yang nilainya dikonversi, dinyatakan lulus oleh pemerintah. Saat ini siswa tersebut sedang menunggu terbitnya ijazah program Kejar Paket B.

Kasi Kesetaraan, Keaksaraan dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bidang Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, Waliyono, mengungkapkan ijazah belum dikirim dari Provinsi Jawa Tengah. “Tapi sebagaimana pengalaman sebelumnya, kemungkinan ijazah UNPK sudah bisa diambil satu bulan setelah pengumuman,” jelasnya saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Senin (24/1).

Ia menguraikan jika mengacu peraturan, nilai UNPK bisa dikonversi atau diambil yang terbaik. Artinya jika pada saat mengikuti UNPK tahap I ada mata pelajaran (Mapel) yang nilainya tidak memenuhi standar sehingga siswa tersebut tidak lulus, tapi ketika mengikuti UNPK tahap II nilai Mapel itu memenuhi standar dan justru nilai Mapel lain yang saat UNPK tahap I lulus menjadi tidak lulus, nilainya bisa dikonversi.

“Pada UNPK tahap II lalu, ada 45 peserta Kejar Paket B yang tidak lulus. Setelah diteliti, ada 40 siswa yang nilainya bisa dikonversi. Lalu Disdikpora Solo mengajukan konversi bagi siswa tersebut kepada pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Setelah diproses, pada 14 Januari kemarin sudah ada tanggapan dan dinyatakan lulus,” jelasnya.

Sementara lima siswa lainnya, kata Waliyono, tetap tidak lulus karena nilainya tidak bisa dikonversi. Ia juga mengaku belum mengetahui perihal lima siswa tersebut. Apakah saat ini melanjutkan sekolah, memilih kembali ke SMP atau justru tidak melanjutkan sekolah.

Kebanyakan siswa, ujarnya, tidak mendapatkan nilai yang memenuhi standar kelulusan pada Mapel Bahasa Inggris dan Matematika. Setelah dinyatakan lulus, siswa tersebut berhak mendapatkan Surat Keterangan lulus (SKL) agar bisa segera difotokopi untuk diserahkan ke sekolah. “Kalau ijazah nanti sudah siap, akan segera dibagi,” katanya.

ewt

LOWONGAN PEKERJAAN
DIBUTUHKAN TENAGA JAHIT, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…