Selasa, 25 Januari 2011 15:00 WIB Solo Share :

Meninggal dunia, keluarga miskin di Solo dapat santunan Rp 500.000

Solo (Espos)--Keluarga miskin yang ditinggal mati anggota keluarganya akan mendapatkan santunan senilai Rp 500.000 dari APBD 2011 Kota Solo.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Solo, Reny Widyawati saat ditemui wartawan di Gedung Dewan, Selasa (25/1), menjelaskan Badan anggaran (Banggar) DPRD Kota Solo telah mengalokasikan anggaran total senilai Rp 500 juta untuk memberikan santunan kepada keluarga miskin yang ditinggal mati anggota keluarganya. Penetapan besaran anggaran itu diasumsikan jumlah warga miskin yang meninggal dunia mencapai 1.000 jiwa selama setahun. “Santunan itu dimaksudkan untuk meringankan beban warga miskin yang ditinggal mati anggota keluarganya,” tukas Reny didampingi Ketua Komisi IV, Zainal Arifin.

Reny menjelaskan, santunan senilai Rp 500.000 itu bisa dicairkan melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Menurutnya, warga miskin bisa mengajukan pencairan santunan kematian itu kepada Dinsosnakertrans setelah mendapatkan surat pengantar dari kelurahan. Ia menambahkan, penentuan warga miskin itu mengacu pada penerima kartu jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) dan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) jenis gold.

mkd

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…