Selasa, 25 Januari 2011 04:30 WIB Solo Share :

FKKB minta lokasi parkir becak di Pasar Klewer dan terminal

Solo (Espos)–Forum Komunikasi Keluarga Becak (FKKB) Solo meminta Pemerintah Kota Solo memberikan tempat parkir di lokasi-lokasi yang strategis.

Ketua FKKB Solo, Sardi Ahmad, saat ditemui Espos, Senin (24/1) di Pasar Kliwon mengatakan kebutuhan tukang becak di Solo saat ini kurang diperhatikan. Ia mencontohkan lalu lintas di sekitar Pasar Klewer yang semrawut. Ia menjelaskan hal itu bukan hanya karena keberadaan tukang becak, namun juga kendaraan lain. “Kami meminta agar Pemkot memberi tanda parkir becak di lokasi sisi utara pasar,” katanya.

Pihaknya juga meminta agar Pemkot bersikap tegas terhadap warga yang melanggar ketentuan itu. “Kalau lokasi becak untuk parkir kendaraan dan gerobak, jangan salahkan becak yang parkir sembarangan, itu ada sebab akibatnya,” paparnya.

Untuk itu, lanjut Sardi, perlu adanya pengaturan yang komprehensif agar semua elemen ekonomi di lokasi tidak dirugikan dan lalu lintas tetap lancar. Ia juga meminta agar saat pasar sandang tersebut diputuskan untuk direvitalisasi, maka dipikirkan juga lokasi yang tepat untuk parkir becak. “Becak tidak bisa dilepaskan dari sejarah Pasar Klewer, katanya.

Sardi juga menyinggung mengenai penataan kendaraan di terminal yang sedang dibangun. Ia menilai kebutuhan tukang becak belum dipikirkan.
Ia menjamin tukang becak bersedia rapid an tertib asal diberi lokasi yang sesuai. “Kami minta di pintu keluar ada parkir becak, agar akses ke penumpang mudah,” katanya.

Ia melihat saat ini tukang becak kurang teratur di sekitar Terminal Tirtonadi. Mereka tersebar di kanan kiri dan depan terminal tersebut. “Itu risikonya tinggi, bisa tertabrak bus jika tidak ada yang merapikan, terlebih becak yang ada di tepi jalan di sekitar taman,” paparnya.

aha

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…